Smogs : Nama lain Tsunami jaman dulu…

Padahal, tsunami yang dalam bahasa Simeulue dikenal dengan nama Smong itu, sebenarnya sudah cukup lama populer di kalangan masyarakat kepulauan tersebut. Dan mereka tahu cara-cara pengurangan risiko bencana berdasarkan penuturan secara lisan yang turun temurun.

Tapi, karena peringatan tentang bencana itu hanya diceritakan secara lisan di kalangan masyarakat Simeulue, maka saat Aceh dilanda gempa dan tsunami, 26 Desember 2004 lalu, hanya penduduk pulau kaya cengkeh itu saja yang tahu cara-cara menyelamatkan diri saat-saat menjelang daratan Sumatera dihantam tsunami.

Karenanya, kehadiran SMONG Newsletter diharapkan bisa memberi sumbang saran berarti bagi upaya-upaya pengurangan risiko bencana di kalangan masyarakat Aceh dan masyarakat dunia. Unsyiah sebagai jantung hati rakyat Aceh, kata Samsul Rizal akan melakukan berbagai upaya bagi pengembangan riset terhadap penanganan kebencanaan di masa mendatang.

Peningkatan status Gunung Seulawah Agam ke tingkat waspada yang mulai mencemaskan penduduk di Aceh Besar, kata Samsul Rizal diharapkan bisa menjadi sumber kajian bagi pakar geologi Unsyiah. Sementara itu, Direktur TMRC, Dr Ir M Dirhamsyah mengharapkan dengan kehadiran TDMRC dan SMONG News, diharapkan masyarakat internasional bisa belajar ke Aceh tentang cara-cara pencegahan bencana.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


8 + 2 =